Puisi Durasi Sempit Karya Nadia Asih Syafira

 

Durasi Sempit

 (Nadia Asih Syafira)

Ingatkah kala itu?

Netramu kontan tertuju padaku

Netraku sama begitu

Perjumpaan tempo sesingkat itu

Membawa metamorfosis dalam dinamisku

 

Tak terbesit sama sekali

Dirimu akan berenang di benak ini

Hingga aku tak memafhumi

Aku t'lah jatuh lagi

Hingga ‘tak mampu bangun kembali

 

Garis hidup bagai mendukung

Kita tanpa berniat selalu tergabung

Aku pun seolah bingung

Mengira ini sial atau beruntung

 

Aku bodoh memayungi rasa

Aku bodoh memakai topeng muka

Hingga kamu menyadari

Tersirat filantropi di hati ini

 

Sejak tempo itu...

Hidupku tak lagi kelabu

Hidupktak lagi semu

Bahagia berkelanjutan merapatiku

Akrab kamu ada di sisiku

Komentar