Durasi
Sempit
Ingatkah kala itu?
Netramu kontan tertuju padaku
Netraku sama begitu
Perjumpaan tempo sesingkat itu
Membawa metamorfosis dalam dinamisku
Tak terbesit sama sekali
Dirimu akan berenang di benak ini
Hingga aku tak memafhumi
Aku t'lah jatuh lagi
Hingga ‘tak mampu bangun kembali
Garis hidup bagai mendukung
Kita tanpa berniat selalu tergabung
Aku pun seolah bingung
Mengira ini sial atau beruntung
Aku bodoh memayungi rasa
Aku bodoh memakai topeng muka
Hingga kamu menyadari
Tersirat filantropi di hati ini
Sejak tempo itu...
Hidupku tak lagi kelabu
Hidupktak lagi semu
Bahagia berkelanjutan merapatiku
Akrab kamu ada di sisiku
Komentar
Posting Komentar