Tutorial #1

 

Barang Sekali Pakai Disulap Menjadi Alat Peraga Peningkat Konsentrasi Siswa

            

(Gambar 1 : alat peraga konsentrasi siswa manual di papan tulis)

(Sumber: instagram.com/pakguruwahyu)

Sampah telah menjadi permasalahan di Indonesia. Pemerintah dan masyarakat berlomba-lomba mencari solusi untuk menangani sampah yang terus menumpuk. Upaya yang dilakukan yaitu dengan penerapan 5R (Reduce, Reuse, Recycle, Replace, Replant.) Salah satu poin yang akan diterapkan yaitu Recycle atau mendaur ulang barang sekali pakai untuk mengurangi sampah dan menjadikan barang bernilai guna.

Tutup botol bekas menjadi alternatif dalam membuat alat peraga peningkat konsentrasi siswa yang sedang trend di sosial media. Pada mulanya peningkat konsentrasi siswa hanya digambar manual di papan tulis, kemudian muncul gagasan untuk membuat alat peraga konsentrasi dalam wujud fisik atau nyata. Alat peraga tersebut memiliki fungsi yaitu menambah konsentrasi belajar siswa, ice breaking ketika proses pembelajaran supaya siswa tidak merasa bosan dan dapat digunakan sebelum pembelajaran selesai.

Berikut ini merupakan alat dan bahan yang diperlukan:

1.      1 buah gunting

2.      20 tutup botol bekas (menyesuaikan)

3.      1 buah bambu dengan panjang 50 cm diameter 2 cm

4.      7 buah tusuk sate (menyesuaikan)

5.      1 buah lem alteco

6.      1 buah solasi putih

Langkah pembuatan:

1.      Persiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan.

(Gambar 2 : alat dan bahan yang diperlukan)

(Sumber: dokumentasi pribadi)

2.      Cuci bersih tutup botol kemudian lap sampai kering.

3.      Tempelkan 7 buah tusuk sate menggunakan solasi putih pada bambu dengan jarak lebih kurang 5 cm. Pastikan posisi tusuk sate kuat dan proporsi seimbang antara kanan dan kiri.

(Gambar 3 : langkah-langkah pembuatan )

(Sumber: dokumentasi pribadi)

4.      Tempelkan tutup botol pada tusuk sate sesuai dengan jumlah yang dikehendaki.

(Gambar 4 : langkah-langkah pembuatan)

(Sumber: dokumentasi pribadi)

5.   Cek kembali apakah semua sudah kokoh dan menempel dengan kuat. Alat peraga bisa ditambahkan hiasan sesuai selera.

                       

(Gambar 5 : langkah-langkah pembuatan)

(Sumber: dokumentasi pribadi)

6.     Tempelkan alat peraga di dinding, sesuaikan dengan rata-rata tinggi siswa dan siap untuk digunakan.  

                    

(Gambar 6 : hasil akhir alat peraga konsentrasi siswa)

(Sumber: dokumentasi pribadi)

Komentar